Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra Ahmad Muzani berterima kasih kepada partai-partai koalisi serta seluruh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) atas dukungan kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai dukungan politik tersebut berperan penting dalam menjaga stabilitas pemerintahan. Hal tersebut disampaikan dalam acara syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra yang digelar di Gedung Nusantara IV DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (6/2/2026).
“Kepada partai koalisi, kami mengucapkan terima kasih atas support dan dukungan selama ini terhadap pemerintahan Pak Prabowo,” kata Muzani.
Ia kemudian memperluas apresiasi kepada anggota DPR lintas fraksi serta secara khusus menyampaikan pesan kepada Fraksi Partai Gerindra. Menurut Muzani, konsistensi dukungan parlemen diperlukan agar kebijakan pemerintah dapat berjalan optimal.
“Dan kepada teman-teman anggota DPR dari berbagai macam fraksi, kami mengucapkan terima kasih atas berbagai macam support, dukungan terhadap kebijakan pemerintah Pak Prabowo. Dan kepada fraksi Partai Gerindra, teruslah dukung kebijakan pemerintah kami,” ujar mantan Sekretaris jenderal Partai Gerindra Ini.
Muzani menegaskan bahwa dukungan politik harus diberikan selama kebijakan pemerintah diyakini membawa manfaat bagi bangsa dan negara. Ia menilai keyakinan tersebut menjadi landasan moral bagi keberlanjutan pemerintahan.
“Kalau kita meyakini apa yang dilakukan oleh pemerintah baik, dukunglah. Kalau kita meyakini apa yang dilakukan oleh Pak Prabowo bagus untuk Indonesia, teruskanlah. Dan dukungan itu insyaallah akan membawa kebaikan bagi Indonesia yang akan datang,” katanya.
Dalam bagian lain pidatonya, Muzani melontarkan pernyataan yang memicu respons antusias dari para kader dan undangan yang hadir. Seruan tersebut kemudian berkembang menjadi yel-yel dukungan di dalam ruangan acara.
“Kalau saya mengatakan Gerindra jawabannya menang, Prabowo jawabannya Presiden, Presiden jawabannya dua periode,” kata Muzani dari atas podium. Seruan itu disambut dengan teriakan “Prabowo” yang dijawab “Presiden”, hingga diakhiri dengan yel-yel “Presiden” yang disambut teriakan “dua periode”.
Selain menyampaikan pesan politik, Muzani juga menyinggung perjalanan Partai Gerindra sejak berdiri dan cita-cita yang terus dipegang hingga kini. Ia menyebut cita-cita tersebut berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
“Dalam 18 tahun sejak partai ini berdiri, cita-cita yang selalu kita harapkan, dalam bahasa sederhana yang berulang-ulang disampaikan oleh Ketua Umum Partai Gerindra, adalah menginginkan bagaimana rakyat Indonesia tersenyum,” ujar Muzani.
Ia kemudian menjelaskan makna dari pernyataan tersebut sebagai gambaran kondisi sosial yang ingin diwujudkan. Menurutnya, senyum rakyat mencerminkan rasa aman dan optimisme terhadap masa depan.
“Rakyat Indonesia tersenyum artinya rakyat Indonesia hidup dengan tenang, dia memiliki keyakinan masa depannya baik, dia memiliki keyakinan kehidupannya juga baik,” katanya.
Selain pidato politik, rangkaian peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra juga diisi dengan kegiatan sosial. Partai Gerindra membagikan 8.500 paket sembako kepada para pekerja di lingkungan DPR RI, meliputi petugas pengamanan dalam (Pamdal), pramubakti, petugas kebersihan, serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja di lingkungan Kesekretariatan Jenderal DPR RI. Fraksi Partai Gerindra juga menyalurkan santunan kepada 2.000 anak yatim dan dhuafa.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, peringatan HUT Gerindra ke-18 turut diisi dengan kegiatan bersih-bersih sampah yang dilaksanakan secara serentak oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra di seluruh Indonesia. Seluruh pendonor darah dan penerima bantuan sembako juga menerima bibit tanaman produktif sebagai simbol komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penanaman pohon di kawasan Kompleks DPR RI sebagai wujud komitmen Partai Gerindra terhadap kepedulian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.



